Memahami Prinsip Dasar Pemeringkatan PROPER

Memahami Prinsip Dasar Pemeringkatan PROPER*

PROPER dikembangkan  dengan  beberapa  prinsip dasar, yakni: peserta PROPER bersifat selektif, yaitu diperuntukan bagi industri yang menimbulkan dampak besar dan meluas terhadap lingkungan dan mereka peduli dengan citra atau reputasi perusahaannya.

Karena itu, pendekatan strategi yang dipilih PROPER adalah memanfaatkan peran serta masyarakat dan pengaruh pasar untuk memberikan tekanan kepada industri agar meningkatkan kinerjanya dalam pengelolaan lingkungan.

Pemberdayaan masyarakat dan pengaruh tekanan pasar dilakukan dengan penyebaran informasi  yang kredibel, sehingga dapat menciptakan naik atau turunnya citra perusahaan atau jatuh bangunnya reputasi suatu perusahaan/industri.

Sumber Gambar dari sini

Informasi mengenai kinerja perusahaan, dikomunikasikan dengan menggunakan simbol warna untuk memudahkan penyerapan informasi oleh masyarakat. Berikut ini beberapa simbol warna yang diberikan sesuai dengan penilaian peringkat kinerja usaha/atau kegiatan dalam mengelola lingkungan:

a)Emas  diberikan kepada usaha  dan/atau  kegiatan yang telah secara konsisten menunjukkan keunggulan lingkungan dalam proses produksi atau jasa, serta melaksanakan bisnis yang beretika dan bertanggung jawab terhadap masyarakat.

b)Hijau  adalah  untuk  usaha  dan/atau  kegiatan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dalam peraturan (beyond  compliance)  melalui  pelaksanaan sistem  pengelolaan  lingkungan dan mereka telah memanfaatkan sumber  daya  secara  efisien serta melaksanakan tanggung jawab sosial dengan baik.

c)Biru adalah untuk usaha dan/atau kegiatan yang telah melakukan upaya pengelolaan lingkungan, yang  dipersyaratkan  sesuai  dengan  ketentuan atau  peraturan  perundang-undangan yang berlaku.

d)Merah  adalah  bagi mereka yang telah melakukan upaya  pengelolaan  lingkungan tetapi belum  sesuai  dengan persyaratan  sebagaimana  diatur  dalam peraturan perundang-undangan.

e)Hitam diberikan kepada mereka yang dalam melakukan usaha dan/atau kegiatannya, telah dengan sengaja melakukan perbuatan atau melakukan kelalaian sehingga mengakibatkan terjadinya pencemaran  atau  kerusakan  lingkungan,  serta melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku dan/atau tidak melaksanakan sanksi administrasi.

KRITERIA penilaian PROPER terdiri dari dua kategori, yaitu kriteria penilaian ketaatan dan kriteria penilaian lebih dari yang dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance). Simbol Warna Hitam, Merah dan Biru adalah masuk pada kriteria penilaian ketaatan. Sedangkan simbol warna hijau dan emas adalah untuk kriteria penilaian lebih dari yang dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance).

*Dikutip dari Buku PROPER 2015, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia

**Artikel ini Dikutip Oleh: Joko Setiawan, A Community Development Officer

Joko Setiawan, S.ST.

 

Advertisement

One thought on “Memahami Prinsip Dasar Pemeringkatan PROPER

  1. Pingback: Membaca Peluang Kerja Comdev Officer di Perusahaan Besar di Indonesia* |

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.